PMB REGULER 2026 GANJIL (S1) - Mandiri A
Mahasiswa Reguler
Sistem Kuliah Reguler
B
Sejak berdirinya pada tahun 1999, Program Studi Teknik SipilĀ Universitas Baturaja telah mengalami beberapa kali pengembangan dan revisi kurikulum sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan pendidikan nasional dan perkembangan kebutuhan masyarakat serta kebutuhan dunia kerja.
Pada awal pendiriannya, Program Studi Teknik Sipil mengimplementasikan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kurikulum ini disusun dengan merujuk pada Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI yang menekankan pada capaian pembelajaran berbasis kompetensi. Kurikulum KKNI dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kombinasi antara penguasaan pengetahuan teoretis, keterampilan teknis, serta sikap profesional di bidang teknik lingkungan. Struktur kurikulum pada masa ini mengintegrasikan mata kuliah dasar, keahlian, serta praktik laboratorium dan lapangan. Fokus utamanya adalah membentuk lulusan yang kompeten dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusi atas persoalan lingkungan seperti pengelolaan limbah, pencemaran air dan udara, serta sanitasi lingkungan. Kurikulum ini menggunakan pendekatan content-based learning, di mana penguasaan materi menjadi prioritas utama dalam proses pembelajaran.
Pada tahun 2021, Program Studi Teknik Lingkungan melakukan revisi kurikulum sebagai respons terhadap kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kurikulum 2021 ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih luas kepada mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran, termasuk kesempatan untuk mengikuti kegiatan di luar kampus seperti magang, proyek desa, pertukaran pelajar, penelitian, hingga kewirausahaan. Implementasi kurikulum MBKM menandai pergeseran dari pendekatan tradisional menuju pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa didorong untuk lebih aktif dan mandiri dalam mencari pengalaman belajar yang relevan dengan minat dan bidang keahliannya. Kurikulum ini juga memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra eksternal, baik dari sektor industri, pemerintah, maupun masyarakat, untuk mendukung pelaksanaan program MBKM.
Kini, pada tahun 2025, Program Studi Teknik Sipil kembali merevisi kurikulumnya dengan pendekatan yang lebih modern dan terukur, yakni Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum ini juga disusun untuk mendukung program strategis pemerintah terbaru, yaitu Kampus Berdampak. Pendekatan OBE menekankan pada pencapaian capaian pembelajaran lulusan yang spesifik, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. Melalui kurikulum OBE, seluruh mata kuliah dan kegiatan pembelajaran dirancang agar mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, problem solving, kerja sama tim, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan. Dalam konteks program Kampus Berdampak, kurikulum ini diarahkan agar mahasiswa dan dosen mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program-program pemberdayaan, inovasi teknologi tepat guna, dan solusi berbasis lingkungan yang aplikatif.
Dengan evolusi kurikulum dari KKNI ke MBKM, dan kini ke OBE yang mendukung Kampus Berdampak, Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Baturaja terus menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menjawab kebutuhan zaman, dan mencetak lulusan yang siap bersaing serta berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Mahasiswa Reguler
Sistem Kuliah Reguler
Mahasiswa Non Reguler
Sistem Kuliah Non Reguler
Sistem Kuliah Non Reguler
Sistem Kuliah Reguler
Sistem Kuliah Non Reguler
Mahasiswa Tranfer Lulusan D3/D4
Sistem Kuliah Reguler
Mahasiswa Tranfer Lulusan D3/D4
Sistem Kuliah Non Reguler